Kamis, 04 Agustus 2016

Perhatian: Obat, makanan dan tanaman ini berbahaya untuk kucing!

Hey cat lovers!

Hari ini Tammy kembali lagi nih ^^

Beberapa hari lalu Tammy baca postingan facebook salah seorang cat lovers di grup pecinta kucing, dia ngasih kucingnya obat flu anak-anak (lebih tepatnya obat pereda gejala flu) ke kucingnya. Kata dia, kucingnya baik-baik aja dan alhamdulillah sehat sehabis dikasih obat. Yang jadi masalah adalah: obat flunya mengandung PARACETAMOL!! >_<



Padahal Paracetamol itu salah satu obat yang beracun untuk kucing. Kandungan lainnya Epehdrine HCl (Efek samping pada manusia: menaikkan tekanan darah, worst case bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke), Gliseril Guaiakolat (expectorant/obat batuk berdahak untuk anak-anak), dan Chlorfeniramin maleat atau kerennya disebut CTM. Nah dia memberikan obat flu-combo ini tanpa konsultasi dengan dokter hewan dulu. Tammy bacanya sweating, serius! ^^;

Makanya, kali ini Tammy ingin membahas berbagai macam makanan, tumbuhan dan obat yang beracun bagi kucing. Supaya kalian tahu apa saja yang harus dihindari ketika kalian memelihara kucing.


OBAT-OBAT MANUSIA
Ada berbagai macam obat manusia yang ternyata beracun dan berbahaya bagi kesehatan Si Puss. Obat-obatan berikut ini dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan, bahkan dapat membunuh Si Puss:
Obat pereda nyeri seperti acetaminophen sangat berbahaya dan beracun untu Si Puss.
  • Obat anti-depressan. Obat anti-depressan seperti Alprazolam (Xanax), Venlafaxine (Effexor) etc dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, pingsan, lemas, tremor (bergetar), dan kegelisahan.
  • Obat kanker. 
  • Obat pilek. Karena pada umumnya obat pilek (cold relieve symptoms medicine) mengandung pereda nyeri dan anti alergi yang berbahaya untuk kucing.
  • Obat diet. Kebanyakan obat diet mengandung senyawa yang dapat menyebabkan tukak lambung atau tukak usus 12 jari (maag), serta dapat melukai saluran pencernaan kucing.
  • Obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri atau bahasa kerennya disebut analgesik sangatlah beracun untuk kucing. Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan nyeri atau menurunkan demam. Obat pereda nyeri dapat menyebabkan tukak lambung, kegagalan fungsi ginjal, kerusakan hati, serta menghancurkan sel darah merah Si Puss yang fungsinya membawa oksigen ke seluruh tubuh. Pemberian obat pereda nyeri atau obat yang mengandung obat pereda nyeri sangatlah fatal dan dapat menyebabkan kematian. Contoh obat pereda nyeri: Paracetamol, Ibuprofen, Acetaminophen etc.
  • Pil KB. Pil KB atau obat kontrasepsi pencegah kehamilan dapat menyebabkan keracunan estrogen pada kucing. Pada pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan pyometra (rahim bengkak dan bernanah).
  • Antihistamine atau obat anti alergi. Obat anti alergi memiliki sifat racun yang sangat rendah, namun apabila dikonsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan masalah. Gejala keracunan obat alergi yaitu muntah, lesu, kehilangan koordinasi tubuh, jalan goyah, dan tremor. Tanda-tanda ini akan terlihat 4-7 jam setelah tertelan. Beberapa kucing juga menjadi terlalu bersemangat atau hiperaktif.

MAKANAN MANUSIA
Kadang cat lovers pasti sering memberikan makanan kita kepada Si Puss. Apalagi kalau Si Puss memperlihatkan wajah yang memelas minta makan, siapa yang tidak tergugah untuk berbagi makan siang kita dengan mereka. Tapi, kalian harus tau, ada banyak makanan manusia yang ternyata berbahaya bagi kesehatan Si Puss, berikut ini daftarnya:

  • Alkohol. Walau hanya satu sendok makan, alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati dan otak pada kucing.
  • Caffeine (kopi, soda, teh). Kafein dapat menyebabkan tremor otot, nafas semakin cepat, gelisah dan detak jantung tidak normal.
  • Bawang-bawangan (bawang putih, kucai, bawang merah). Bawang terkenal sebagai bumbu penyedap masakan, namun sangat berbahaya bagi kucing. Keluarga bawang-bawangan apabila dimakan dalam jumlah yang cukup besar dapat menyebabkan anemia pada kucing.
  • Coklat. Segala bentuk yang coklat mengandung theobromine, baik dark chocolate, coklat susu, konsentrat coklat atau coklat tanpa pemanis. Konsumsi coklat pada kucing dapat menyebabkan masalah jantung, tremor otot dan kejang. Cokelat juga mengandung kafein yang memperburuk efek theobromine.
Coklat mengandung theobromine yang beracun bagi kucing.
  • Anggur & Kismis. Anggur dan kismis dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal. Walaupun dalam jumlah kecil, anggur & kismis tetap dapat membuat Si Puss sakit.
  • Xylitol. Xylitol merupakan pengganti gula yang populer dan banyak ditemukan dalam permen, permen karet dan pasta gigi. Xylitol dapat menaikkan kadar insulin dalam sirkulasi darah Si Puss, yang dapat menyebabkan gula darah menurun. Keracunan xylitol ditandai dengan muntah, lemas dan kehilangan koordinasi tubuh. Selain itu, setelah mengkonsumsi xylitol, kucing bisa kejang-kejang dan selanjutnya terjadi kegagalan fungsi hati.
  • Makanan dengan ragi. Makanan dengan ragi seperti roti berbahaya bagi Si Puss. Ragi dapat menyebabkan gastritis (gas didalam perut) dan menganggu fungsi pencernaan kucing.
  • Produk olahan susu. Pada umumnya kucing bukanlah hewan yang dapat mentolerir laktosa. Kandungan laktosa dalam susu dan produk olahannya dapat menyebabkan diare.
  • Gula & Garam. Gula dapat menyebabkan obesitas dan plak gigi pada kucing, sedangkan konsumsi garam dapat menyebabkan bulu Si Puss rontok.

Selain daftar diatas, makanan dan minuman mentah juga sangat tidak disarankan. Makanan dan minuman mentah tidak beracun, namun dapat menjadi perantara penularan berbagai macam penyakit seperti Salmonella dan Toxoplasmosis. Apabila kucing kalian diberikan makanan mentah, selalu beli daging segar dan cuci sebelum dikonsumsi.

TANAMAN YANG BERACUN UNTUK KUCING

Orang tua kalian mungkin ada yang senang bercocok tanam atau kalian senang menerima karangan bunga?  Tanaman-tanaman ini dapat menyebabkan iritasi, peradangan/pembengkakan kulit, mulut dan perut. Berikut ini daftar tanaman yang beracun untuk kucing:
  • BungLilies (Lilium sp.) (termasuk daffodil)

  • Rumbia atau pohon Sagu (Cycas revoluta)
  • Tulip dan Bunga Daffodil (Tulipa dan Narcissus sp.)
  • Bunga Azalea and Rhododendron (Rhododendron sp.)
  • Bunga Jepun atau Bunga Mentega atau Bunga Oleander (Nerium oleander)
  • Jarak (Ricinus communis)
  • Bunga Cyclamen (Cyclamen sp.)
Bunga Cyclamen yang cantik ini ternyata beracun untuk kucing.
  • Bunga Kalanchoe (Kalanchoe sp.)
  • Bunga Amaryllis (Amaryllis sp.)
  • Bunga Crocus (Colchicum autumnale)
  • Bunga Krisan (Chrysanthemum sp.)
  • English Ivy (Hedera helix)
  • Peace Lily (Spathiphyllum sp.)
  • Pothos atau tanaman sirih gading kuning (Epipremnum aureum)
  • Schefflera atau tanaman walisanga (Brassaia actinophylla)


GEJALA KERACUNAN
Ada beberapa gejala keracunan pada kucing yang harus kalian perhatikan, berikut ini gejalanya:
  • Kesulitan bernafas
  • Kebingungan
  • Batuk
  • Depresi
  • Diare
  • Pupil mata membesar
  • Iritasi organ pencernaan (gastrointestinal)
  • Berliur
  • Kejang
  • Gemetaran
  • Iritasi kulit
  • Tremor
  • Muntah
  • Lesu atau lemas



PERTOLONGAN PERTAMA
  1. Apabila kalian curiga Si Puss keracunan makanan, obat atau tumbuhan diatas, cari tahu berapa banyak yang sudah termakan Si Puss.
  2. Berikan susu khusus kucing sebagai pertolongan pertama apabila racun termakan (Contoh: Vitacraft catmilk)
  3. Segera hubungi dan bawa Si Puss ke dokter hewan terdekat, dan konsultasikan keracunan yang terjadi. Terutama apabila Si Puss memperlihatkan gejala muntah berkali-kali dan kejang-kejang.

Baiklaaahh.... ^^;
Segitu dulu informasi mengenai obat, makanan dan tanaman yang beracun untuk kucing. Bagi cat lovers yang punya pertanyaan silahkan add LINE Tammy @muw2613t atau follow twitter Tammy @blackcat1366. Terima kasih banyak buat kawan-kawan cat lovers yang sudah follow twitter dan LINE Tammy :3 Semoga kucing-kucing kalian sehat terus...

See you next time! *smooches*

Selasa, 02 Agustus 2016

Tammy sekarang punya LINE!!!

Hey Cat Lovers!

Sudah lama tak bersua :D
Tammy udah lama ga blogging dan sharing tentang kucing lagi...

Kali ini buat Cat Lovers yang pengen sharing atau konsultasi soal kucing bisa add LINE Tammy: @muw2613t.

Inget ya add-nya pake @ di depannya ^^

Insya Allah Tammy bakal selalu update info dan tips tentang kucing.
Jadi jadi jadi jadi :D

Semoga Si Puss sehat terus, sampai jumpa di LINE! *smooches*

Jumat, 12 Juni 2015

Bulu kucing berbahaya?! Ini mitos...

Hello Cat lovers!

Sudah lama tak bersua T^T
Tammy sibuk mencari nafkah untuk perut Tammy sendiri, maaf ya kawan-kawanku semua.

Tapi kali ini Tammy ingin bercerita.
Beberapa hari yang lalu Tammy melamar pekerjaan di sebuah website portal informasi medis sebagai penulis konten website mereka. Lalu, HRD mereka menghubungi Tammy dan memberikan Tammy beberapa tugas untuk dikerjakan sebagai test. Kemudian seekor kucing ganteng berbulu lebat berwarna hitam dengan taring mencuat lewat... Oooppss maaf salah fokus xD

Maksudnya setelah itu Tammy membaca beberapa artikelnya dan ada satu artikel yang ingin Tammy bantah, tentang bulu kucing berbahaya.

1. karena Tammy sebagai kucing setengah manusia enggak pernah nularin ringworm, malah jadi yang ketularan
2. Tammy punya teman terinfeksi toxoplasmosis, dan itu karena kucing liar, bukan kucing rumah cantik macam Tammy
3. Cat lovers enggak alergi kan temenan sama Tammy? TT^TT

Untuk membantah bahwa kucing yang membawa toxoplasma, menyebabkan alergi bahkan menyebarkan ringworm, berikut ini tips untuk menjadi manusia bersih:

1. Jangan biarkan rumah kalian kotor, apalagi lembab!
Rumah yang lembab dan kotor itu sarangnya berbagai macam penyakit. Kucing yang terkena ringworm biasanya diakibatkan karena Si Puss suka berdiam ditempat lembab dan kotor. Jadi kalian sebagai manusia harus rajin bersih-bersih.

2. Jangan biarkan kucing dalam rumah kontak dengan kucing diluar rumah.
Kucing diluar rumah, baik yang liar maupun setengah liar, bisa jadi perantara protozoa Toxoplasma gondii yang terkenal itu. Kucing yang didalam rumah baiknya stay di dalam, jangan dibiarkan kontak atau bersentuhan atau kawin dengan yang diluar, karena bisa menjadi salah satu faktor penyebab mereka tertular Toxoplasmosis. 

Lalu, kucing yang ada baik didalam maupun diluar rumah sebaiknya diberikan pakan dan air minum yang sudah matang. Makanan dan air minum mentah juga bisa menyebarkan Toxoplasmosis loh. Kalian juga sebagai manusia jangan suka minum atau makanan mentah. Cuci yang bersih semua sayur yang akan dikonsumsi mentah.

3. Alergi?
Sebelum memelihara kucing sebaiknya kalian harus terlebih dahulu mengetahui kalian memiliki alergi. Kalau masih ingini memelihara kucing, Siberian, Bengal dan Balinese merupakan ras kucing yang hypoallergenic atau tidak menimbulkan reaksi alergi.

CMIIW. Segitu dulu Tammy tumpahkan kekesalan Tammy.
Tunggu aksi Tammy selanjutnya dan jangan lupa join Tammy di Cat Lovers Jakarta Meetup dari meetup.com untuk sharing-sharing gratis mengenai masalah kucing.

Selamat sore semuanyaaa... Semoga pussnya sehat terus :3

Senin, 16 Maret 2015

Jakarta Cat Lovers Meetup

Hellow Cat Lovers~~~
Sudah lama ya Tammy enggak blogging? Heuheuheu
Tammy cibuk... Maaappppppppppppp cat lovvverrsssss TT^TT

Tapi nih, demi kecintaan Tammy dengan sesama jenis, akhirnya Desember 2014 lalu Tammy berinisiatif membuat komunitas ngobrol-seru-berkualitas-berwawasan. Namanya : Jakarta Cat Lovers Meetup.

Sesuai dengan namanya, group ini nantinya membahas berbagai macam masalah kucing. Tammy juga pengen banget ngajak kalian semua dan para mpus kesayangan jalan-jalan di sepinya Car Free Day Jakarta.


Ini dia Jakarta Cat Lovers Meetup yang Tammy bikin.

Buat Cat Lovers semua yang pengen dapet tips-tips seru dan jitu dari Tammy, mulai dari perawatan sampai melatih kucing, silahkan buka link dibawah ini:
http://www.meetup.com/Jakarta-Cat-Lovers-Meetup-163644992OiWMiHAs/

Setelah itu, jangan lupa click join ya!

Cheers everyone! Semoga mpusnya sehat terus :3

Selasa, 27 Mei 2014

Finally, after few years...

Dear My wonderful Cat lover friends....

Akhirnya setelah beberapa tahun stay dengan template berantakan, Tammy berakhir dengan belajar CSS lagi setelah sekian lamanya ga pernah otak-atik...

Jadi, Gimana menurut kalian template blog yang baru?

Ini masih berantakan sih... Huhuhuhu TT____TT

Tell me your opinion :) I'd be feel grateful to hear from you soon..

And time for me to sleep...
(6 hours to go before office time..)

Thank you for keep following my updates ^__^
May your kitties stay healthy wealthy and plenty (of food) always... xoxo

Jumat, 11 April 2014

Tammy's story: It just an allergy!!

Dear Cat Lovers Indonesia...

Ternyata ohhh ternyata....


Setelah selama berhari-hari Tammy garuk-garuk kesana kemari ala monyet kepanasan, Tammy pun akhirnya ke apotik, bertanya langsung sama apotekernya. Dan YAP! Cuma alergi yang nampaknya dikarenakan para kucing di rumah udah lama ga mandi, Tammy sentuh, dan gatal-gatal lah sekujur badan. Apoteker ini akhirnya menyarankan Tammy untuk beli Calladine dan CTM... Berhubung Tammy udah tau CTM aja udah dilarang peredarannya di Amerika, Tammy pun cuma beli Calladine.

Calladine ini ngebantu banget, sekarang Tammy akhirnya bisa tiiiduuuuurrr hahahahaha *ketawa puas*

But here's another tips for cat lovers:
  • Beberapa gejala penyakit kulit mirip dengan gejala dermatritis atau gangguan kesehatan kulit/alergi. Kalau sudah coba menggunakan salep atau obat-obatan terntentu dan dalam waktu 24 jam tidak berkurang bahkan bertambah parah, segera konsultasi dengan dokter kulit terdekat.
  • Kalau kalian punya kucing yang mempunyai masalah kesehatan kulit seperti jamur ringworm atau scabies. Secepatnya bersihkan rumah sampai kepojokan paling berdebu dengan desinfektan! Dan jangan biarkan kucing yang memiliki masalah kulit masuk ke dalam kamar tidur. Gunanya supaya kita tidak tertular kucing yang kena penyakit kulit, juga supaya kalau kucing-kucing sudah sehat kembali, mereka tidak terkena penyakit kulit yang sama berulang kali.
  • Masukkan kucing yang memiliki masalah kesehatan kulit ke dalam kandang! Gunanya supaya kucing yang sehat tidak ikut tertular penyakit kulit.
Beberapa penyakit kulit yang umum terjadi pada kucing:
  • Jamur ringworm : Kerak tebal menyerupai ketombe merupakan spora dari jamur ini. Selalu sisir kucing dengan sisir khusus kutu untuk menarik ketombe dari kulit. Berikan salep atau obat antibiotik minum (untuk antibiotik, konsultasikan dulu dengan dokter hewan terdekat). Pemberian salep harus dengan pemakaian elizabeth collar selama kurang lebih satu jam! Jangan biarkan si mpus menjilat salep! Salep yang biasa digunakan: Ketokonazole.
  • Scabies : Kerak menebal di atas permukaan kulit, ruam-ruam kemerahan, bulu rontok di sekujur tubuh. Jangan pernah ragu membotaki si mpus kalau sudah menyebar keseluruh tubuh. Kerak yang menebal adalah telur-telur kutu Sarcoptes scabei. Pisahkan kucing sehat dengan yang scabiesis, dengan cara menaruh kucing scabies di dalam kandang! Pasang elizabeth collar untuk mencegah si mpus menggaruk bagian scabies yang menyebabkan kutu tersebar ke seluruh tubuh. Konsultasikan segera dengan Vet (dokter hewan) terdekat apabila scabies telah menyebar diatas 50% dari porsi tubuh si mpus. Selalu bersihkan rumah dengan desinfektan!
  • Kutu : Ada berbagai macam kutu selain Sarcoptes scabei. Salah satu yang paling umum adalah Ctenocephalides felis. Warnanya hitam, dan kalian pasti sering lihat kalau lagi elus-elus kucing. Biasanya mereka senang berada di daerah pusat panas tubuh, seperti ketiak dan leher. Cukup dengan dimandikan pakai shampoo antikutu atau semprot antikutu (3 bulan sekali). Untuk semprot antikutu, harus pakai elizabeth collar selama kurang lebih 1-2 jam. Baru dimandikan dengan shampoo.

Oke segitu dulu dari Tammy. Follow Tammy di twitter @blackcat1366. Semoga para mpus di rumah dan di luar rumah kalian sehat terus ya cat lovers *masih puas sekalipun masih garuk-garuk kesana kemari* Good night cat lovers :3

Senin, 07 April 2014

Tammy's Story : Fighting Against Scabiesis

Dear Cat lovers Indonesia tercinta...

Maaf ya Tammy lagi jarang twitter'an.
Antara sibuk deadline sama berperang melawan Scabiesis.

Jadi untuk follower-follower setia Tammy pasti inget kan Tammy pernah cerita soal kucing Tammy yang di adopsi tetangga? Dan berakhir terlantar?

Dan kalian pun harus tau, selain terlantar Michelle juga kena scabiesis (entah sekarang udah mati atau gimana, terakhir kali lihat udah kurus dan dipenuhi scabiesis).
Yang paling enggak enak adalah: Michelle ternyata nularin scabiesis ke kucing-kucing di dalam rumah Tammy.

Awalnya, Om Abut yang suka kabur keluar rumah. Dia kabur mungkin papasan atau nyapa Michelle, dan mulai lah dia tertular. Setelah Om Abut ketularan Scabiesis, Cinno (anaknya) yang suka rebutan elusan kasih sayang Mama Tammy pun ikut ketularan. Kayaknya karena mereka sering jelous-jelous'an di rumah dan berakhir berantem. Dan terus merembet sampai ke Ea (induknya Cinno) dan anak-anak Ea (Texas & California, lahirnya pas banget tahun baru kemaren).

Jadi akhirnya, mulailah Tammy sering pulang ke rumah dan berperang dengan Scabiesis yang tiba-tiba jadi epidemik di kucing-kucing di dalam rumah.

Minggu kemarin Om Abut akhinya meninggal dunia setelah menemani keluarga Tammy selama 5 tahun, komplikasi antara Scabiesis dan jamur ring-worm.

Sekarang, karena Tex dan Cali pada kena Scabiesis parah sebadan-badan, Tammy pun akhirnya pulang lagi, mandi'in mereka. Sebelum di mandi'in, semalaman mereka Tammy kasih campuran VCO+propolis (2 sendok teh VCO+3 tetes propolis), barengan Cinno dan Ea juga.

Dan yang paling sedih adalah: sekarang Tammy gatel-gatel...
Kayaknya ketularan Scabiesis dari Tex yang paling parah...

Antara kasian tapi Tammy juga salah kalo ngebiarin Tex mati gara-gara Scabiesis di sekujur tubuh dan dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh (bisa loh)..

So here's the 1st tips:
  • Buat yang punya kucing dengan gejala scabiesis, langsung kasih salep anti-scabies, bisa beli di apotik atau petshop terdekat. JANGAN BIARKAN SAMPAI TUMBUH SEBADAN-BADAN!! Kerak yang berada di lapisan kulit itu tanda bahwa kutu Sarcoptes scabei (penyebab scabiesis) sudah beranak pinak dan bertelur di atas lapisan epidermis kulit.
  • Mandi'in kucing setidaknya satu bulan sekali. Dalam cuaca panas kucing boleh dimandikan 3-4 kali dalam sebulan atau lebih. Asal jangan tiap hari aja yaaa...
  • Penananganan kucing yang terkena Scabiesis: Mandikan dengan shampoo anti kutu khusus Scabiesis dan berikan salep anti-scabiesis. Luka-luka di kulit bisa di olesi propolis supaya tidak terinfeksi. Cukur habis bulu kalau scabiesis sudah menyebar ke seluruh badan si mpus..
  • Pada saat dimandikan, usahakan untuk tidak bersentuhan dengan tubuh kita, kecuali tangan. Kemudian setelah memandikan kucing, cepat-cepat mandi. Salahnya Tammy, kemarin itu Tammy ga langsung mandi, karena harus mandi'in banyak kucing yang terkena Scabiesis -_-
  • Apabila terjadi gatal-gatal, bentol dan ruam-ruam merah di kulit, segera hubungi dokter!
Dan beginilah Tammy, malem-malem... Gatel-gatel di tangan, paha DAN PUNDAK, gara-gara Ea berusaha manjat ke pundak Tammy pas lagi di mandi'in T__T

Besok Tammy mau ke dokter... Mau liat apa kata dokter... Hiks...


Semoga kucing kalian sehat terus ya cat lovers T___T Hiks... *nangis di pojokan kamar*